fbpx

Menurut Bank Indonesia (2015) dalam Laporan Perekonomian Indonesia tahun 2014, pertumbuhan ekonomi global cenderung lambat dan tidak merata hingga tahun 2014. Hal ini disebabkan oleh perbedaan respon kebijakan yang diambil oleh negara maju yang akomodatif dan negara berkembang lebih beragam untuk memperkuat fundamental ekonominya. Pertumbuhan ekonomi global yang masih terbatas menyebabkan tren penurunan harga komoditas nonmigas dan harga mi nyak terus berlanjut. Pada tahun 2014 harga minyak dunia turun tajam sebesar 46%, dari harga 110,03 USD perbarel pada 23 Juni 2014 menjadi 59,19 USD perbarel pada 31 Desember 2014. Sedangkan penurunun harga komoditas dapat dilihat pada tabel 4.9. Sementara itu, ketidakpastian normalisasi kebijakan moneter Amerika Serikat dan divergensi kebijakan moneter negara maju memengaruhi kerentanan pasar keuangan global.

Perlambatan ekonomi global dan ketidak merataannya yang dirasakan saat ini, dapat dilihat dari tingkat pertumbuhan PDB, pengangguran, dan inflasi di beberapa negara maju seperti Amerika, negara di eropa, dan Jepang; serta di beberapa negara berkembang seperti Tiongkok dan India, termasuk di Indonesia.

Call Now Button
WHATSAPP CHAT