fbpx

Key Performance Indicator (KPI) merupakan seperangkat ukuran yang fokus pada aspek kinerja organisasi yang paling kritis bagi kesuksesan organisasi pada saat perusahaan berjalan maupun di masa mendatang (Parmenter, 2010). KPI dapat dikatakan sebagai pengembangan dan penyempurnaan dari pengukuran strategi balanced scorecard, terkait dengan pengukuran yang hilang pada balanced scorecard seperti pengukuran pelatihan ulang pekerja dan penggunaan teknologi.

Oleh karena itu KPI yang akan disusun oleh sebuah perusahaan harus memiliki keterkaitan dengan faktor keberhasilan kritis (CSF), BSC yang diperluas, dan tujuan strategis perusahaan. Perluasan BSC menjadi enam perspektif finansial, fokus pelanggan, lingkungan atau masyarakat, proses internal, kepuasan karyawan, srta pembelajaran dan pertumbuhan. Parmenter (2010: 25) mendefinisikan CSF sebagai daftar aspek-aspek kinerja organisasi yang menentukan kelanjutan perusahaan yang menguntungakan, biasanya terdiri dari lima hingga delapan faktor kesuksesan (SF) perusahaan. SF merupakan sebuah daftar berisi 30 atau lebih aspek kinerja perusahaan yang menurut manajemen sangat penting agar berkinerja dengan baik dalam segala sektor/industri.

KPI digunakan oleh Zeics untuk melengkapi pengukuran strategis pada BSC yang bersifat jangka panjang, mengukur kinerja strategi perusahaan yang bersifat mingguan, bulanan, triwulanan, dan atau catur wulanan. Dengan menentukan faktor kesuksesan strategi dengan fokus pada perspektif BSC yang diperluas, mencari hubungan antarfaktor kesuksesan yang ditetapkan, menetapkan faktor kesuksesan yang paling kritis dengan memilih beberapa faktor kesuksesan yang memiliki hubungan sebab akibat dengan faktor kesuksesan lainnya, hingga diperoleh KPI yang diambila dari SF yang paling kritis mempengaruhi keberhasil strategi bisnis Zeics.

Call Now Button
WHATSAPP CHAT