fbpx

Manajemen keuangan berkaitan dengan perolehan aset, pendanaan, dan manajemen aset dengan didasari beberapa tujuan umum. Jadi, fungsi keputusan dalam manajemen keuangan dapat dibagi menjadi tiga area utama: investasi, pendanaan, dan manajemn aset. (Horne dan Wachowicz, 2013, jilid 1: 2).

Horne dan Wachowicz melanjutkan, agar dapat berinvestasi, mendanai, dan mengelola aset secara efisien, para manajer keuangan harus membuat rencana dengan hati-hati. Salah satunya harus memproyeksikan arus kas di masa mendatang dan kemudian menilai pengaruh yang tampaknya akan timbul dari arus kas pada kondisi perusahaan. Berdasar pada proyeksi keuangan, manajer merencanakan likuiditas. Seorang manajer keuangan memerlukan aturan dasar keuangan agar dapat menegendalikan kinerja keuangan perusahaan sesungguhnya dengan yang direncanakan. Aturan dasar yang dimaksud antara lain: analisis laporan keuangan, analisis dana dan arus kas.

Dalam perancangan rencana bisnis, Pinson (2003: 77) menggunakan istilah dokumen keuangan, yakni catatan yang digunakan untuk menunjukkan keuangan di masa lalu, masa kini, dan masa akan datang. Dokumen keuangan tersebut terdiri dari laporan keuangan performa dan aktual. Bagian rencana keuangan ini akan jauh lebih mudah diselesaikan bila dibuat sesuai urutan berikut ini, lanjut Pinson. Diawali dengan membuat ringkasan kebutuhan dana, menyusun laporan penggunaan dana pinjaman, menyusun laporan arus kas, membuat proyeksi pendapatan tiga tahun, melakukan analisis titik impas, menyusun neraca, menyusun laba rugi, membuat aplikasi pinjaman, dan diakhiri dengan melakukan analisis laporan keuangan.

Perencanaan keuangan Zeics disusun berdasar pada elemen sumber pendapatan dan struktur pembiayaan model bisnis, tujuan finansial hasil perumusan strategi, dan teori keuangan sebagaimana yang tertulis dalam subbab rencana keuangan ini. Rencana keuangan Zeics untuk lima tahun ke depan meliputi penetapan sumber dan penggunaan dana, asumsi-asumsi keuangan, peramalan pendapatan, pengeluaran dan sumber kas, keputusan harga jual jasa dan layanan, proyeksi arus kas tahunan, proyeksi pendapatan, proyeksi neraca keuangan, dan melakukan analisis titik impas bisnis yang dijalankan Zeics. Titik impas (Break Event Poit, BEP) yang menggambarkan kondisi bisnis Zeics dari sisi keuangan yang tidak menguntungkan dan tidak dalam kondisi yang rugi pula, dapat dikatakan biaya yang dikeluarkan Zeics sama besar nilainya dengan pendapatan yang diperoleh pada waktu tertentu.

Call Now Button
WHATSAPP CHAT