fbpx

Analisis SWOT yang dilakukan pada setiap elemen model bisnis dilanjutkan dengan merumuskan stratgei bisnis secara menyeluh terhadap elemen yang membentuk model bisnis Zeics, dengan menggunakan formulasi strategi memanfaatkan kekuatan untuk menangkap peluang (SO strategy), mensiasati kelemahan agar bisa memperoleh peluang yang menguntungkan (WO strategy), memaksimalkan kekuatan untuk mengatasi ancaman lingkung eksternal (ST strategy), mensiasati kelemahan dalam menghindari ancaman yang akan terjadi (WT strategy).

Strategi SO

  • Mendirikan usaha jasa e-marketing dengan fokus pasar sektor UMKM sebagai segmen pelanggan.
  • Merancang jasa dan layanan e-marketing berbasis strategik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
  • Fokus menggunakan saluran media online.
  • Memaksimalkan hubungan dengan pelanggan menggunakan media online.
  • Menumbuhkan pendapatan secara cepat dengan memanfaatan keberagaman media online potensial terkait pemasaran.
  • Memaksimalkan penggunaan sumber daya manusia yang tidak memiliki pekerjaan
  • Fokus aktivitas kunci dilakukan secara online.
  • Membangun kemitraan yang menguntungkan dengan pemasok aktivitas online dan penyedia layanan teknologi berbasis internet.
  • Mengurangi biaya atau peningkatkan produktivitas dengan menjalin kemitraan optimasi skala enomi, coopetition, maupun aliansi strategis.
  • Melakukan inovasi jasa dan layanan e-marketing untuk pengembangan dan menemukan yang masih tersembunyi.
  • Mensinergikan jasa dan layanan dalam menciptakan, menyampaikan, dan menangkap nilai dari pelanggan.
  • Menyediakan jasa yang beragam sesuai tren media online dan kebutuhan pelanggan untuk meningkatkan pendapatan.
  • Menyediakan jasa dan layanan beragam yang terintegrasi antarjasa maupun dengan strategi pemasaran dan bisnis pelanggan.
  • Memaksimalkan penggunaan sumber daya manusia dan intelektual untuk meningkatkan kinerja proposisi nilai.
  • Memaksimalkan proses bisnis internal untuk meningkatkan kinerja proposisi nilai.
  • Memaksimalkan kinerja kemitraan untuk menurunkan biaya sumber daya dan operasional dalam penciptaan dan penyampaian proposisi nilai kepada pelanggan.
  • Mengintegrasikan saluran online secara efketif dan efisien.
  • Menyediakan layanan otomatis online yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu.

Strategi WO

  • Memahami pelanggan secara jelas dan detail secara personal guna meningkatkan pendapatan dari sumber jasa beragam dan terjadi secara berulang.
  • Memaksimalkan aktivitas pemasaran untuk meningkatkan visibilitas saluran yang digunakan perusahaan.
  • Mencari alternatif saluran dengan tingkat ketergantungan pada mitra rendah.
  • Meningkatkan citra dan reputasi sebagai perusahaan yang dapat dipercaya, jujur, terbuka, cerdas dalam memberikan keuntungan pada pihak yang berhubungan.
  • Meningkatkan produktivitas integrasi antarjasa untuk meningkatkan marjin laba dan menciptakan pendapatan berulang yang besar.
  • Meningkatkan keahlian khusus sumber daya manusia dan diferensiasi pemanfaatan sumber daya intelektual dan teknologi agar tidak mudah ditiru oleh pesaing.
  • Menanamkan pemahaman mendalam tentang strategi dan tujuan perusahaan kepada pekerja agar aktivitas perusahaan sulit ditiru oleh pesaing.
  • Meningkatan efektifitas dan efisiensi kemitraan.
  • Berpartisipasi dalam penciptaan atau mendukung dengan menggunakan platform online milik anak bangsa untuk mengurangi ketergantungan pada platform bangsa asing.
  • Membuat platform yang berfungsi secara otomatis untuk melayani pelanggan dan penunjang proses bisnis internal agar biaya operasional dapat diminimalisasi.

Strategi ST

  • Membantu pelanggan mengatasi kejenuhannya yang terkendala dengan akses internet.
  • Menyediakan jasa dan layanan bermutu yang dapat membuat biaya berpindah pelanggan menjadi tinggi.
  • Saring gratis secara online maupun dalam bentuk komunitas untuk mengatasi hambatan menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat karena harapannya tidak sesuai dengan asumsi umum mengenai bisnis online bisnis secap kaya.
  • Memberi manfaat lebih dari sekedar sesuai target pelanggan dalam penggunaan jasa perusahaan untuk mensiasati keberagaman jasa substitusi.
  • Memperluas dan memperdalam informasi kepada pelanggan mengenai proposisi nilai yang terintegrasi antarjasa yang memiliki harga wajar.
  • Melakukan riset layanan pesaing dan menciptakan layanan inovatif yang dapat menggungguli pesaing.
  • Meningkatkan antisipasi serangan terhadap saluran online dengan melakukan backup data secara rutin mingguan.
  • Menyediakan informasi online yang bermanfaat dengan kretivitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan atau pengguna internet akan informasi akurat.
  • Menyediakan jasa dan layanan pembuatan konten bagi saluran online pelanggan yang dihasilkan berdasarkan tren online sesuai bisnis pelanggan, konten teks, grafis, dan audio visual.
  • Melakukan penelitian dan pengembangan penggunaan teknologi dan platform pemasaran online secara dinamis dan cepat.
  • Melatih dan mengembangkan potensi pekerja untuk meningkatkan pemahaman nilai dari pelanggan.
  • Menyediakan layanan personal kepada pelanggan berupa konsultasi, berbagi, sebisa mungkin memberikan solusi terkait dengan pengamanan aset online pelanggan dari serangan atau kejahatan online.
  • Meningkatkan pemanfaatan aktiva perusahan semaksimal mungkin untuk menambah modal kerja guna mengantisipasi persaingan dengan kekuatan finasial yang besar.
  • Memaksimalkan sumber daya manusia internal untuk mengantisipasi gangguan pasokan yang tidak terduga.
  • Mengadakan pelatihan dan pengembangan gratis tentang pemasaran online bagi pengangguran, mahasiswa, ibu-ibu rumah tangga, atau masyarakat usia kerja tapi belum mendapatkan pekerjaan.
  • Melatih ulang pekerja yang mengalami penurunan kualitas pekerja.
  • Menyelaraskan strategi dan tujuan perusahaan dengan aktivitas internal dari atas ke bawah untuk mengatasi gangguan yang terjadi pada proses internal perusahaan.
  • Melakukan penelitian dan pengembangan aktivitas kunci operasional perusahaan agar memiliki kualitas yang terus meningkat.
  • Melakukan riset dan pengembangan jasa berkenaan dengan pengamanan online.
  • Memantau secara terus menerus perkembangan teknologi untuk mensiasati biaya teknologi yang tinggi.
  • Meningkatkan kinerja R & D untuk mengasilkan tingkat pengembalian biaya yang menguntungkan bagi perusahaan.

Strategi WT

  • Mengalihakan pelanggan yang tidak tersegmentasi dengan baik akan kebutuhan pemasaran kepada mitra penyedia layanan pemasaran tradisional atau digital noninternet.
  • Memperoleh pendapatan komisi pengalihan segmen pasar yang membutuhkan pemasaran nononline, dari perusahaan penyedia layanan tersebut.
  • Menawarakan jasa penunjang pemasaran offline kepada segmen pasar yang membutuhkan jasa substitusi.
  • Mengalihkan pelanggan dengan penawaran harga yang jauh dari keuntungan, kepada perusahaan kompetitor.
  • Menampung aspirasi pelanggan yang sangat menginginkan jasa dan layanan yang disediakan oleh perusahaan.
  • Menghindari pemasaran dengan target pasar yang wilayahnya belum terjangkau oleh layanan internet.
  • Mengeliminasi pelanggan yang tidak menguntungkan karena keterbatasan perusahaan
  • Menghindari penggunaan saluran yang dapat berimbas pada penurunan citra perusahaan pelanggan.
  • Menjalin kemitraan coopetition dengan pesaing modal besar minim pengalaman akan pengadaan jasa pemasaran online.
  • Menjalin kerjasama dengan perusahaan pemasaran tradisional yang baru ekpansi bisnis ke jasa pemasaran online.
  • Mempelajari tentang keamanan online.
  • Memantau kemajuan jangkauan akses internet yang telah tersedia, memiliki kecepatan tinggi/rendah, maupun yang belum terjangkau sama sekali.
  • Mendukung program internet sahat yang di inisiasi oleh pemerintah.
  • Meminimalisir penggunaan sumber daya dan aktifitas kunci yang sudah tidak generik.
  • Meminimalisir kesalahan dalam bermitra.
  • Menghindari persaingan tidak sehat.
  • Mengurangi ketergantungan kepada mitra untuk sumber daya dan aktifitas yang tidak produktif.
  • Mengeliminasi tahapan proses bisnis dengan pembiayaan besar yang tidak produktif.
  • Meminimalisir penggunaakan teknologi berbiaya tinggi dalam kegiatan yang tidak produktif.
  • Meminimalisir ketidakmaanfaat proses R & D.
  • Menghilangkan sumber daya yang tidak terpakai.
  • Merumahkan pekerja yang tidak berubah dan berkembang, yang dapat menggangu aktivitas perusahaan.
  • Meminimalisir aktivitas layanan yang tidak dapat menangkap nilai pelanggan sama sekali.
  • Selektif dalam memilih pelanggan yang dapat merugikan citra perusahaan, seperti pelanggan yang berusaha di bidang prostitusi online, judi online, dan bisnis amoral yang lainnya.
Call Now Button
WHATSAPP CHAT